BAYI PENDERITA TUMOR MENINGGAL KAPOLSEK PERHENTIAN RAJA IPTU DADAN BERDUKA




Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata, S.I.K melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan Sulia ‎menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Laela Aprilia, 21 Bulan, bayi penderita Tumor, warga RT 12 RW 03 Dusun III Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar.

Secara pribadi dan selaku Kapolsek serta jajaran menyampaikan rasa duka cita sedalam-dalam atas kepergian ananda Laela Aprilia, yang telah berjuang melawan sakit tumor yg dideritanya, dan juga mendoakan korban agar mendapat tempat ‎yang mulia di sisi Tuhan yang Maha Kuasa.

Tak hanya itu, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan.S bersama ‎personil Bhabinkantibmas desa Pantai Raja Bripka Ardiansyah, S.H dan Kanit Provos Bripka Junaidi langsung ikut melayat ke rumah orang tua yang berada di RT 12 RW 03 Dusun III Desa Pantai Raja Kecamatan Perhentian Raja Kabupaten Kampar.

Di sani Kapolsek juga memberikan semangat kepada pihak keluarga yang ditinggalkan korban.

“ Kami turut berduka semoga anak kita mendapat tempat yang baik dan ‎Keluarga yang ditinggalkan juga harus tabah menghadapi ujian ini,” kata Iptu Dadan W.S

Rozi, ayah kandung Laela Aprilia, menyampaikan banyak terima kasih kepada Kapolsek Perhentian Raja dan seluruh pihak yang selama ini telah banyak membantu keluarganya demi kesembuhan Laela Aprilia.

“Kami sangat berterima kasih tentunya kepada Pak Kapolres Kampar, Pak Kapolsek dan seluruh pihak yang telah perhatian terhadap anak kami,” ucap Rozi.

Seperti yang diketahui, Bayi malang Laela Aprilia dilahirkan dengan kondisi normal dan anak pertama dari pasangan suami istri Rozi (31Tahun) dan Murni (40 Tahun), saat umur lima bulan Laela Aprilia menderita Tumor yang tumbuh di bagian perutnya. Bayi malang ini sempat dilakukan operasi di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru pada saat berusia kurang lebih satu tahun dan saat itu Tumor berhasil diangkat dari perut Laela. 

Namun Tumor tersebut tumbuh kembali di bagian perut setelah bayi malang ini berumur kurang lebih lima bulan dan sejak awal bulan yang lalu Laela Aprilia dirawat kembali di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, dan pada pulul 19.00 wib Jumat (27/01) malam bayi malang ini menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.