Bocah 7 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar, Korban Ditemukan Tewas Sekitar 4 Jam Pencarian




KAMPAR - Sungai Kampar kembali memakan korban, pada Sabtu pagi (8/7/2017) sekira pukul 10.30 Wib telah terjadi peristiwa orang tenggelam di Sungai Kampar dekat lapangan bola PSHW di Dusun Penyasawan Barat Desa Penyasawan Kec.Kampar Kab. Kampar.

Korban yang tenggelam ini adalah Nesta Alexander (LK 7) seorang pelajar kelas 2 SD, anak dari pasangan suami istri Efriadi (LK 35) dan Astuti (PR 29) warga Desa Pulau Sarak Kec. Kampar.

Peristiwa ini berawal pada Sabtu pagi (8/7/2017) sekira pukul 10.30 wib, saat ayah korban (Efriadi) bersama korban pergi ke Sungai Kampar dekat Lokasi lapangan bola PSHW untuk menjala ikan.

Sesampai di sungai Efriadi langsung menjala ikan, sementara anaknya Nesta Alexander (LK 7) bermain disekitar pinggiran sungai menunggu ayahnya.

Tidak berapa lama Efriadi tidak melihat lagi anaknya dilokasi tersebut dan langsung mencarinya disekitar sungai dekat korban bermain sebelumnya, karena tidak menemukannya Efriadi meminta tolong kepada masyarakat disekitar untuk mencarinya.

Tidak lama berselang warga masyarakat bersama anggota Kepolisian dari Polsek Kampar dan kemudian dibantu tim SAR berusaha mencari korban.

Sekira pukul 14.10 wib, korban Nesta Alexander berhasil ditemukan oleh salahsatu warga bernama Bail yang ikut mencarinya, korban ditemukan sekitar 200 meter dari lokasi awal dalam keadaan sudah meninggal dunia. 

Jenazah korban kemudian dibawa ke Balai Desa untuk pemeriksaan dan selanjutnya diantarkan warga ke rumah orang tuanya, pihak keluarga kemudian meminta agar tidak dilakukan Visum maupun Otopsi dengan alasan telah mengikhlaskan kepergian putranya dan akan segera menyelenggarakan jenazahnya.

Pada pukul 17.00 wib sore harinya, telah dilakukan penguburan terhadap korban dipemakaman umum Desa Pulau Sarak Kec. Kampar.
 
Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SiK, MH melalui Kapolsek Kampar AKP Ridwanto SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, pada kesempatan Kapolsek juga mengingatkan warga untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain disekitar sungai agar kejadian serupa tidak terulang lagi.