Kapolsek Siakhulu Fasilitasi Masyarakat Tolak Penempatan Pengungsi Asing


Kapolsek Siakhulu, Kompol Vera Taurensa S. S, MH memfasilitasi penolakan masyarakat terhadap pengungsi orang asing, laki-laki berstatus lajang di Community House Wisma Novri Desa Tanah Merah, Kamis (18/5) pukul 10.00 WIB.

"Semua unsur telah melakukan rapat tentang penolakan masyarakat Penempatan Pengungsi Orang Asing laki-laki status lajang di Wisma Novri," ujar Vera.

Dalam rapat itu dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Tanah Merah, Brigadir Riko, pihak Imigrasi dari Rudenim, Rully, Rahayu, Imigrasi dari Wasdakin, Fauzan, Ilham, dari IOM, Fadil, Tokoh Masyarakat, Fadli, Tuhani, Mahmudin dan pihak pengelola Wisma, Alfian serta 10 orang masyarakat tempatan.

"Rapat itu menghasilkan bahwa masyarakat dan Tomas keberatan terhadap penempatan pengungsi orang asing itu di Wisma Novri, alasanya demi keamanan lingkungan pihak warga terutama keluarga mempunyai anak remaja putri," jelasnya.

Selain itu, masyarakat membuat surat pernyataan dan pihak imigrasi dan International Organitation for Migration (IOM) menerima, mereka menunda untuk penempatan pengungsi itu dan mengembalikan ke Rudenim di belakang MTQ Pekanbaru.

Dari data yang diterima, jumlah pengungsi orang asing di Wisma itu sebanyak 88 orang yang diisi oleh orang berkeluarga, dewasa 51 orang terdiri dari 24 laki-laki, perempuan 27, anak-anak sebanyak 37 orang, 22 laki-laki dan 15 perempuan.

Selama pertemuan itu berlangsung, situasi aman dan terkendali. Masyarakat sangat berterima kasih terhadap pihak kepolisian yang telah memfasilitasi permasalahan itu. (Netty)