KETINGGIAN AIR KIAN BERTAMBAH, KAPOLSEK PERHENTIAN RAJA GENCAR HIMBAU WARGA TINGKATKAN KEWASPADAAN




Selasa (7/3/2017) sekira pukul 10.00 wib, Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Dadan Wardan Sulia kembali meninjau kondisi luapan air sungai Kampar di dusun Perupuk desa Kampung Pinang yang merupakan daerah rawan banjir di wilayah hukum Polsek Perhentian Raja.

Turut serta mendampingi Kapolsek meninjau daerah rawan banjir,  Sekcam Perhentian Raja Helmi, Kades Kampung Pinang Amrizal, Kanit Patroli Aiptu Eriyon, Kanit Bimas Aiptu B.Rianto, Kanit Lantas Aiptu Ferry, Kanit IK Aipda Riston Pasaribu, Babinsa desa Kampung Pinang, dan sejumlah pegawai kecamatan Perhentian Raja.

Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi Priadinata, Sik melalui Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Dadan Wardan Sulia memaparkan, ketinggian luapan air sungai Kampar di dusun Perupuk Kampung Pinang ini sudah mencapai 25 Cm, kendati demikian tidak ada rumah warga yang terendam banjir, luapan air hanya menggenangi pekarangan rumah dan perkebunan milik warga.

"Jumlah perkebunan warga yang digenangi air luapan sungai Kampar kian bertambah, saat ini sudah +- 70 Ha Kebun Karet, +-10 Ha Kebun Karet, 1 Ha Kebun Jagung sudah digenangi luapan air sungai Kampar," papar Kapolsek.

Disamping itu, akses jalan Desa penghubung antar Dusun I,  Dusun II dan dusun III Desa Kampung sepanjang 2 KM juga sudah digenangi air luapan sungai Kampar dengan ketinggian berkisar 25 cm.

"Kendati jalan dusun sudah digenangi air, namun masih tetap bisa dilalui oleh kendaraan R2 dan R4," ujar Kapolsek.

Pantauan awak media, Kapolsek Perhentian Raja beserta jajarannya gencar menyampaikan himbauan kepada warga agar tetap waspada terhadap bahaya banjir, dan melakukan pendataan rumah yang terkena dampak luapan air Sungai Kampar.