Melayat Kerumah Duka, Kapolsek Perhentian Raja Mendengar Kisah Memilukan Nasib Menjelang Azal Simisk





Kamis (08/02/2017) sekitar pukul 10.30 wib, Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan Sulia bersama  Camat Perhentian Raja, Yuricho melayat ke rumah duka alm Sugianto yang menderita sakit tumor usus.

Setelah lama menderita sakit tumor usus dan sempat di rawat di rumah sakit umum Arifin Ahmad Pekanbaru, Sugianto akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Kamis (08/02/2017) sekira pukul 07.30 wib.

Menurut keterangan kerabat Alm. Sugianto, beberapa hari yang lalu, "Teman Hati" mendatangi rumah alm Sugianto, setelah mendapat informasi bahwa ada seorang warga yang menderita sakit parah, namun karena kemiskinan yang menderanya, Alm. Sugianto sempat ditolak oleh pihak rumah sakit, tanpa alasan yang jelas, setelah Kunjungan "Teman Hati" memompa semangat hidup, Sugianto dari tumor usus yang dideritanya, sehari setelah kunjungan "Teman Hati", lelaki paruh baya tersebut akhirnya mendapat perawatan medis di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. 

Selanjutnya, Teman Hati mendapat kabar bahwa Sugianto akan menjalani operasi jika kondisinya stabil. Namun Allah Swt berkehendak lain, Sugianto pagi ini kembali ke Rahmatullah.

Kapolsek Perhentian Raja, Iptu Dadan Wardan Sulia menyampaikan harapannya, agar tiada lagi Sugianto lainnya, yang ditolak oleh pihak rumah sakit, sementara kondisinya harus mendapat perawatan serius dan intensif.

"Realitas yang menyakitkan ini, merupakan buah kegagalan dari pemerintah di dalam memerangi kemiskinan," ujar Iptu Dadan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui pasti alasan dari pihak rumah sakit menolak pasien yang sedang membutuhkan perawatan intensif, sehingga menyebabkan pasien meninggal dunia karena tidak sanggup menahan sakit yang dideritanya.