PERHENTIAN RAJA KAMPAR AMANKAN 3 PELAKU NARKOBA DI DESA HANGTUAH




Selasa 17 Januari 2017 sekira pukul 11.30 WIB, unit Reskrim Polsek Perhentian Raja Polres Kampar telah mengamankan 3 pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu-shabu di sebuah rumah yang berada di Jalur VII Sp. I Desa Hangtuah Kec. Perhentian Raja Kab. Kampar.

Tersangka kasus narkoba yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah AR (LK 37) warga Desa Hang Tuah Kec. Perhentian Raja, PJ (LK 31) warga Desa Simalinyang Kec. Kampar Kiri Tengah dan RH (PR 28) warga Desa Mayang Pongkai Kec. Kampar Kiri Tengah.

Bersama ketiga tersangka ini turut diamankan sejumlah barang bukti berupa 1 paket sedang narkotika jenis shabu-shabu seberat 0,74 gram, 1 buah bong dan 1 buah kaca pyrex.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Selasa (17/1/2017) sekira pukul 11.00 wib, saat itu didapat informasi bahwa di sebuah rumah yang berada di Jalur VII Sp. I Desa Hangtuah sering dijadikan tempat pesta Narkoba.

Menindaklanjuti informasi tersebut, anggota Polsek Perhentian Raja dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU DADAN WARDAN SULIA dan Kanit Reskrim IPDA MARKUS SINAGA beserta 3 orang anggota opsnal melakukan penyelidikan dan pengintaian.

Kemudian disaksikan oleh Kepala Desa Hangtuah Sdr. Ajin Purwanto. SH, Personil Kepolisian langsung melakukan penggerebekan dan menemukan 2 orang pria dan 1 orang wanita sedang mengkonsumsi narkotika jenis shabu-shabu.

Petugas juga melakukan penggeledahan didalam rumah dan menemukan sejumlah barang bukti terkait kasus ini, selanjutnya ketiga tersangka beserta barang bukti dibawa ke Polsek Perhentian Raja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Perhentian Raja Iptu Dadan Wardan Sulia saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Perhentian Raja untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Ditambahkan Dadan bahwa tersangka akan dijerat dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.