Polres Kampar Bersama Jajaran TNI Kembali Gelar Razia Antisipasi Balap Liar Diakhir Pekan




Untuk mengantisipasi kegiatan balap liar oleh kalangan remaja, Jajaran Polres Kampar diperkuat anggota TNI dari Kodim 0313/ KPR dan Yonif/ 132 Bimasakti, kembali menggelar Operasi Cipta Kondusif (Cipkon) dengan melakukan razia gabungan diwilayah jalan lingkar Bangkinang sekitar kawasan kantor Bupati Kampar pada Sabtu tengah malam (5/8/2017).

Razia gabungan ini dipimpin Kasat Lantas AKP Mas'ud Ahmad SiK yang mewakili Kapolres Kampar, didampingi Kasat Sabhara AKP Hermawan, Kasat Reskrim AKP Y.E. Bambang Dewanto SH, Kasat Binmas AKP Ratip, dan diikuti personil Polres Kampar dari berbagai Satuan Fungsi serta Polsek Bangkinang Kota, Provost Kodim 0313/ KPR dan Yonif 132/ Bimasakti dengan jumlah keseluruhan sekitar 90 orang.

Kegiatan ini diawali dengan apel persiapan dilapangan Mapolres Kampar yang dipimpin Kasat Sabhara AKP Hermawan, personil gabungan ini kemudian dibagi dalam 4 tim dan diberikan arahan tentang sasaran operasi, cara bertindak dan teknis kegiatan.

Setelah pelaksanaan apel, personil gabungan ini langsung menuju sasaran di jalan lingkar Bangkinang sekitar areal kantor Bupati Kampar yang sering menjadi lokasi ajang balap liar setiap malam minggunya.

Petugas berhasil mengamankan 19 sepeda motor dengan 26 remaja yang terindikasi akan melakukan balap liar dikawasan tersebut, sebagian besar dari mereka tidak membawa STNK serta tidak memiliki SIM sehingga sepeda motornya diamankan di Polres Kampar, dan kepada para remaja yang terindikasi melakukan kegiatan balap liar ini dilakukan pendataan dan pembinaan oleh petugas agar tidak lagi melakukan aksi balap liar dan kebut-kebutan di jalan raya.

Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto SiK.MH melalui Kasat Lantas AKP Mas'ud Ahmad SiK saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini menyampaikan, bahwa razia ini dilakukan untuk mengantisipasi balap liar dan aksi kebut-kebutan di jalan raya yang meresahkan masyarakat, selain itu hal ini juga sebagai upaya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut disampaikan Kasat Lantas bahwa pihaknya akan menyurati sekolah-sekolah yang muridnya terindikasi ikut kegiatan balap liar, hal ini agar mereka mendapat perhatian khusus dan tidak lagi melakukan kegiatan serupa kedepannya, jelas Kasat Lantas.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 01.00 wib Minggu dinihari, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar.