POLSEK KAMPAR KIRI RINGKUS 2 PELAKU NARKOBA DI DESA LIPAT KAIN SELATAN




KAMPAR - Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri berhasil meringkus 2 pelaku narkoba jenis shabu-shabu di dua lokasi berbeda di wilayah Desa Lipat Kain Selatan Kec. Kampar Kiri pada Selasa malam (21/2/2017).

Kedua pelaku narkoba yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah AR (LK 18) dan RM (LK 41) keduanya warga Desa Lipat Kain Selatan Kec. Kampar Kiri Kab. Kampar.

Pengungkapan kasus ini berawal ketika Panit I Reskrim Iptu Zulfatrianto SH bersama beberapa anggota Polsek Kampar Kiri sedang melakukan patroli di daerah Lipat Kain Selatan, dan mendapat informasi bahwa disekitar jembatan kembar rakit gadang ada seseorang yang akan mengedarkan narkoba jenis shabu-shabu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas yang tengah berpatroli ini langsung menuju lokasi tersebut dan menemukan target sedang menunggu seseorang.

Petugas langsung mengamankan tersangka AR ini, dari hasil penggeledahan ditemukan 1 paket kecil narkotika jenis shabu-shabu dalam penguasaannya.

Saat diinterogasi petugas, AR mengaku kalau narkotika tersebut diperoleh dari tersangka RM, tanpa buang waktu petugas langsung memburu keberadaannya di daerah tersebut.

Berselang 15 menit kemudian, RM ditemukan ketika sedang minum tuak di kedai milik Eli yang masih berada di wilayah Desa Lipat Kain Selatan.

Setelah dilakukan penggeledahan kembali ditemukan 1 paket kecil narkotika jenis shabu-shabu dalam penguasaannya.

Kedua tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kampar Kiri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol Jhon Firdaus didampingi Panit I Iptu Zulfatrianto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, kedua pelaku beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas terkait kasus ini telah diamankan di Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Ditambahkan Kapolsek bahwa tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (1) jo pasal 112 (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun.