Polsek Perhentian Raja, Ringkus Palaku Pencabulan Pada Anak Dibawa Umur




PERHENTIANRAJA-Unit Reskrim Polsek Perhentian Raja berhasil meringkus pelaku pencabulan terhadap anak anak dibawa umur, Rabu ( 22/2) sekira pukul 17.30 WIB. 

Pelaku adalah Gr (23) warga Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja, sedangkan korban Kn (16) warga Desa Hangtuah Kecamatan Perhentian Raja. 

Tidak terima dengan perbuatan pelaku,  korban melaporkan kejadian tersebut kepada Ibunya RJ (43). Mendengar hal tersebut ibu korban langsung melaporkan kejadian teraebutbpada Rabu (22/2) sekira pukul 11.00 WIB. 

Kejadian ini berawal Selasa (21/2) sekira pukul 15.00 WIB,  saat korban minta izin kepada ibunya dengan maksud untuk kerja kelompok dan ibunya pun menolaknya.

Namun korban tetap membujuk ibunya agar mengizinkannya pergi, akhirnya ibunya memberikan izin kepada Kn untuk kerja kelompok selama 1 jam dan diapun pergi meninggalkan rumah. 

Sekira pukul 18.00 WIB, Kn belum juga pulang kerumah dan ibunya mencoba menghunginya, namun hp nya tidak aktif hngga pukul 20.30 WIB. 

Sekitar pukul 21.00 WIB Kn dapat dihubungi dan Ibunya menyuruhnya untuk segera pulang, hingga akhirnya pelapor berjumpa dengan Kn saat pulang ke rumah. 

Sesampai di rumah,  Ibu korban menanyakan kejadian yang menimpanya, namun Kn hanya menangis dan tidak mau menceritakan apa yang dialaminya.

Keesokan harinya, pada hari Rabu (22/2) sekira pukul 07.00 WIB. Ibunya melihat anaknya Kn tidak sekolah dan menanyakan alasannya, Kn mengatakan bahwa dirinya telah dicium, kemaluannya dipegang-pegang dan payudaranya diraba-raba oleh pelaku. 

Mendengar pengakuan korban ini, Ibunya tidak puas dan tetap menanyakan kejadian sebenarnya, sekira pukul 09.30 WIB saat ibunya pulang kerja dan anaknya Kn meminta maaf. 

Ibunya yang merasa curiga kemudian membawa anaknya ke klinik Pelita untuk dilakukan pemeriksaan luar pada kelaminnya, dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa Kn sudah tidak perawan. 

Lalu ibunya pun menanyakan kepada korban siapa pelakunya dan disampaikan bahwa perbuatan cabul tersebut dilakukan oleh pelaku. 

Atas kejadian tersebut, Ibunya merasa tidak senang dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Perhentian Raja untuk proses lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Ipda Markus Sinaga Sh Mh beserta anggota Polsek mendatangi TKP dan  melakukan penyelidikan terhadap kebenaran laporan tersebut. 

Setelah itu,  pada Rabu (22/2 sekira pukul 17.10 WIB langsung diamankan pelaku yang didiga telah mencabuli korban Kn tersebut.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata Sik melalui Kapolsek Perhentian Raja Dadan 
Wardan Sulia, "Hingga saat ini pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan proses lebih lanjut" jelasnya.

Dari kejadian ini kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 helai celana panjang traning sekolah warna hitam, yang bertuliskn SMP 1 Hangtuah, 1 helai baju kaos lengan panjang dengan motif putih hitam,1 helai celana short warna coklat, 1 helai tangtop wrna hitam,1 helai celana dalam warna ungu, 1 helai bra warna hijau dan 1 helai jilbab warna abu-abu.

Ditambah Kapolsek,  "terhadap terlapor diduga melanggar Pasal 82 Ayat (1) Jo Pasal 76 E UU RI nomor 35 thn 2014 ttg Perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan anak atau Pasal 81 Ayat (1) Jo Pasal 76 D UU RI nmr 35 thn 2014 ttg Perubahan ats UU RI nomor 23 tahun 2002 ttg Perlindungan Anak" tegasnya.