POLSEK TAPUNG HILIR DAN JATANRAS POLDA RIAU UNGKAP PENEMBAKAN SATPAM PT. ARARA ABADI


Senin 23 Mei 2016, Atas kerjasama Polsek Tapung Hilir Resor Kampar dengan Jatanras Polda Riau telah berhasil mengungkap kasus penembakan terhadap Lamhot Julianto Samosir salahsatu Security PT. Arara Abadi yang terjadi Kamis (19/5) sekira pukul 23.45 wib di areal HPHTI PT. Arara Abadi wilayah desa Kota Garo kecamatan Tapung Hilir.

Informasi dari pihak Kepolisian bahwa saat ini telah diamankan 3 terduga pelaku yaitu BS alias BN (LK 40) warga jalan Mangga 1 kecamatan Sukajadi Pekanbaru, ST alias TO (LK 43) warga perumahan Beringin Air Hitam kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru dan WW (LK 45) seorang anggota TNI AU Pekanbaru. Selain itu juga telah diamankan sepucuk senjata api laras panjang modifikasi mouser M16 beserta selongsong peluru kaliber 5,56 mm.

Berdasarkan keterangan ketiga terduga ini diceritakan bahwa saat kejadian mereka tengah berburu rusa di wilayah kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar. Saat tiba di areal HPHTI desa Kota Garo mereka mengira ada rusa dipinggir parit lalu menembaknya. 

Sebagaimana diberitakan terdahulu bahwa korban saat kejadian tengah menjaga alat berat bersama temannya, karena ada suara mobil mendekat korban kemudian melihat dari pinggir parit tidak jauh dari alat berat yang dijaganya. Tiba-tiba saja terdengar suara tembakan dan korban terjatuh karena peluru menembus bagian perutnya. Korban kemudian meninggal dunia di Puskesmas Tapung Hilir saat pertolongan medis.

Kapolsek Tapung Hilir AKP Benhardi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kapolsek bahwa saat ini ketiga terduga pelaku tengah diperiksa di Jatanras Polda Riau, terkait ada salahsatu anggota TNI sebagai terduga maka pihaknya juga melakukan kerjasama dengan POM TNI untuk proses hukum terkait anggota tersebut.