POLSEK TAPUNG HILIR SOSIALISASI BAHAYA KARLAHUT


Tapung Hilir - Anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtimas) Desa Tapung Makmur, Bripka Imam menyambangi warga  mensosialisasikan Maklumat Kapolda Riau tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan (Karlahut) di halaman KUD Tapung Makmur Sabtu (4/2) pukul 10.00 WIB.

"Kapolda Riau telah membuat maklumat kepada seluruh masyarakat, barang siapa membakar lahan dan hutan diancam pidana 5 tahun penjara dan denda Rp5 miliar," kata Imam kepada warga yang tengah menanti pembayaran gaji KUD Desa Tapung Makmur Kecamatan Tapung Hilir.

Dia mengajak warga berpratisipasi, bila melihat dan mengetahui ada kebakaran hutan/lahan atau pelaku pembakaran lahan/hutan agar segera melaporkan ke Posko Karlahut baik yang ada di Kecamatan, TNI/POLRI.

"Membangun kesadaran, partisipasi menjaga keamanan dan ketertiban serta lingkungan dari bahaya Karlahut harus tumbuh dari masyarakat itu sendiri dan dalam mengatasinya adalah tanggungjawab bersama, Pemda, Polri, TNI dan seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Warga yang mendengar merespon penjelasan itu termotivasi untuk bekerjasama serta menginformasikan apabila menemukan/mengetahui terjadinya Karlahut di wilayah desa mereka. 

Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi Priadinata melalui Kapolsek Tapung Hilir, AKP Ben Hardi, SH dimintai tanggapannya mengatakan bahwa dia telah memerintahkan kepada para Bhabinkamtibmas Polsek Tapung Hilir supaya lebih giat mensosialisasikan maklumat Kapolda Riau tentang bahaya Karlahut kepada masyarakat. (Netty)