SATRES NARKOBA POLRES KAMPAR RINGKUS 2 PENGEDAR SHABU-SHABU DI WILAYAH KEC. TAMBANG




Sabtu (14/1/2017) dinihari, Jajaran SatRes Narkoba Polres Kampar melakukan penangkapan terhadap 2 tersangka pengedar narkotika jenis shabu-shabu di wilayah Desa Sungai Pinang Kec. Tambang Kab. Kampar. 

Tersangka kasus narkoba yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah MS alias SD (LK 29) warga Desa Sei Pinang, dan HB alias TM (LK 32) warga Desa Danau Bingkuang Kec. Tambang Kab. Kampar.

Bersama tersangka ini turut diamankan sejumlah barang bukti antara lain 1 paket besar shabu-shabu terbungkus plastik bening seberat 21,66 gram, 1 buah timbangan digital, 1 pak plastik bening, 2 unit HP dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pengungkapan kasus ini berawal ketika aparat kepolisian mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pelaku narkoba di wilayah Desa Sei Pinang yang meresahkan masyarakat.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pada hari Jumat (13/1/2017) sekira pukul 22.00 wib, Tim Opsnal SatRes Narkoba Polres Kampar melakukan penyelidikan ke daerah tersebut.

Setelah memastikan keberadaan target lalu dilakukan penggerebekan terhadap tersangka MS alias SD dan dilanjutkan dengan penggeledahan, dari penggeledahan ini ditemukan 1 paket besar shabu seberat 21,66 gram serta beberapa barang bukti lainnya.

Dari keterangan tersangka MS ini didapat informasi bahwa narkotika tersebut didapat dari tersangka HB yang beralamat di Desa Danau Bingkuang, tanpa buang waktu tim opsnal SatRes Narkoba ini langsung memburu keberadaan tersangka HB ini dan berhasil mengamankannya.

Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kasat Narkoba AKP Tapip Usman saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Tapip bahwa kedua tersangka beserta sejumlah barang bukti yang ditemukan petugas terkait kasus ini telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (2) jo pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, pengungkapan kasus sebagai perwujudan komitmen jajaran Polres Kampar dalam pemberantasan peredaran narkoba di wilayah Kab. Kampar, dengan diamankannya sejumlah narkotika ini kita juga telah menyelamatkan ratusan orang dari penggunaan barang haram ini, pungkas AKP Tapip mengakhiri pembicaraannya.